
QS. al-Fātiḥah terletak di awal surah sebagai muqaddimah/pembuka dari seluruh isi Al-Qur’an. Di dalamnya terdiri dari: 7 ayat, berisikan 25/29 kata, yang tersusun dari 139/140 huruf hijaiyah.
QS. al-Fātiḥah bagai lentera yang di setiap saatnya siap memancarkan cahaya keberkahannya bagi para pelantunnya, baik di kala seorang hamba sedang merindu ingin berdialog langsung dengan Tuhannya, melafaz dalam untaian zikir dan doa maupun ketika menginginkan hajat-hajatnya terkabul, karena dirundung nestapa atau dijadikan wasilah penyejuk bagi yang disanjung, dihormati, dan disayangi serta sebagai manzilah agar selalu dalam lindungan Allah SWT. Karena begitu erat kaitannya dan banyaknya nama yang disandang surah ini, paling tidak ada -25 nama- menurut pendapat ulama. Bahkan QS. al-Fātiḥah ini menjadi kunci dan penentu utama “sah” atau “tidak”nya shalat seseorang, demikian sabda Nabi SAW.
QS. al-Fātiḥah adalah mahkota tuntunan Ilāhi, karena ia adalah Ummul Qur’ān/Induknya Al-Qur’an, dari sinilah seluruh pancaran kehendak Ilāhi berawal, yang akan menuntun seluruh umat manusia menapaki, menjajaki, menjelajahi, menikmati, dan mengakhiri perjalanannya di dunia hingga tetap setia menemani, melindungi, menolong, dan mengantarkannya hingga ke alam yang tak terbatas itu (yaumul qiyāmah).
Berkah Allah SWT. yang terpendam dalam QS. al-Fātiḥah ini bagaikan seseorang yang tengah mengarungi dalamnya lautan samudera nan luas, seakan tak bertepian. Semakin diselami maknanya, maka semakin dalam pula pancaran mutiara keberkahannya. Allah menyebarkan rezeki-Nya tanpa batas, bahkan kadang tak disadari kalau di permukaan sudah tampak wujudnya melebihi panjatan doa dan hajat para pemohonnya.
Judul : KEBERKAHAN SURAH AL-FATIHAH: Rahasia di Balik Keistimewaan Namanya
Penulis : Mukhtar Alshodiq, S.Ag., MH
Ukuran : 15 x 23 cm
Isi : 658 halaman
Kertas Isi : HVS 80 gr, BW
Cover : Hardcover
ISBN : Proses Pengajuan
Harga : Rp. 250.000
